Showing posts with label membeli sunscreen. Show all posts
Showing posts with label membeli sunscreen. Show all posts

Nivea Sun Moisture Spray SPF 30/PA+++ Review


Hola.. Apa kabar? Meski ujan begini, saya bakal tetup ngebahas sunscreen. Kali ini yang saya review adalah merek Nivea Sun Moisture Spray SPF30/PA+++

#Harga
Saya beli di Century, harganya lupa (d'ohhh!!). Kalau ngga salah 100rb-an. Sunscreen ini saya liat juga ada di Guardian, Watsons, Giant supermarket dll.

#Kemasan
Botol spray, ukuran 150 ml. Enaknya sih pakai spray ini gampang ngoles di bagian2 seperti sela-sela jari kaki, punggung, dll.

#Ingredients
Sunscreen:
Octyl methoxy cinnamate. Nama lain: Octinoxate. Filter UVB. EWG rating: 6 (high toxicity). Approval: Eropa, US
Bemotrizinal. Nama lain: Tinosorb S. Filter UVA & UVB, bersifat fotostabil. EWG rating: belum ada. Approval: Eropa, Australia.
Avobenzone. Filter UVA1.  EWG rating: 2 (low toxicity). Approval: US, Eropa, Australia.
Moisturiser: glycerin, alcohol denat, trigylceride
Antioxidant: tocopherol acetate (vit. E)
Waterproofing agent: VP/hexadecane copolymer

Basically, ini adalah pure chemical sunscreen.

Catatan: komposisi bahan yang beredar di Indonesia (manufactured di Thailand) berbeda dengan yang di Australia. Kalau saya perhatikan, di situs Nivea Australia ada bahan methylbenzylidine camphor (bahan ini di approve di Eropa, tapi tidak diapprove di Jepang) yang skor toksisitas nya tinggi. EWG score bahan tsb adalah 7, dengan bukti kuat adanya disrupsi hormonal pada manusia. I do not fancy this! Untungnya bahan ini nggak ada di sunscreen ini. Silakan baca mengenai skor EWG di sini

#Texture
Tekstur nya cair, sedikit kental, namun nggak terlalu lengket. Nggak ada bekas cling putih, dan kalau di wajah pun tidak terlalu greasy. Tapi kalau kulitnya extremely oily, baiknya kamu tes dulu di wajah. Menurut saya, sunscreen ini cepat meresap, dan ada bau khas Nivea.

#Waterproof
Sunscreen ini bersifat waterproof, meski nggak ada keterangan berapa menit tahannya

#Confusing Label
Immediate protection? Bahan mana yah yang bikin sunscreen ini bisa langsung dipake?
5 in 1? Apa yah maksudnya? Bahan aktif?  Mohon pencerahan kalau ada teman2 yang ngerti hehehe

All by all:
coverage = broad spectrum: UVB SPF 30, UVA PA+++
Sunscreen yang kayaknya tersedia banyak di farmasi/toko obat
Kemasan spray nya bikin praktis kalau kita mau olahraga/aktivitas outdoor, dan menjangkau bagian2 yang susah
Nggak greasy dan waterproof. Cucok buat gw yang cepat keringatan kalau ke luar.
Isi sunscreen nya banyak (150mL)
Untuk bumil dan anak-anak sih, gw pikir ada opsi lain yang bersahabat yah..
Okay, sekian review saya kali ini. Until later!

Review on Bioderma Photoderm Spot SPF50+ creme

Halo.. Kali ini saya akan review salah satu sunscreen import dari Perancis yang udah setahun lebih beredar di Indonesia, terutama di toko farmasi.  Mereknya adalah Bioderma (lebih terkenal Micellar water-nya kayaknya =) ). Yang saya review adalah Photoderm SPOT SPF50+ creme.




#Harga
Ini saya beli di Watsons, harganya sekitar Rp 300.00 -an. Selain itu, sunscreen ini juga ada di Guardian.

#Kemasan
Tube, 30mL. Informasi kemasannya cukup jelas, ada bahasa Indonesianya juga.

#Ingredients focus
SUNSCREEN
Octorylene. Filter UVB. EWG score: 3 (fair toxicity).  Approval: Eropa, Amerika, Australia.
Tinosorb M. Nama lain: bisoctrizol. Filter UVA & UVB. Bahan ini hybrid antara physical dan chemical sunscreen. EWG score: 1 (low toxicity). Approval: Eropa.
Tinosorb S. Nama lain: bimotrizinal. Filter UVA & UVB. EWG score: belum ada. Approval: Eropa.
Avobenzone. Filter UVA1. EWG score: 2 (low toxicity). Approval: Amerika, Eropa, Australia.
Antioxidant: vitamin E,

Pencegahan melanogenesis (flek hitam): glabridin dari licorice root extract

Produknya bersifat:
Fragrance-free
Paraben-free
Waterproof
Photostable
Non-comedogenic
Hypoallergenic

Jadii.. ini adalah sunscreen hybrid antara chemical dan physical (with non traditional ingredients!)

#Texture
Cream putih, cepat meresap. Nggak ada white cast setelah dipakai. Rasanya creamy dan moisturizing. No fragrance, yaayy!
Kalau buat base make up sih cukup oke menurut saya. Cuman kalau punya wajah yang berminyak rada parah, mending kamu tes. Kalau yang kulit wajahnya oily banget mungkin bakal lebih senang pakai sunscreen yang teksturnya lebih ringan. Psst.. di Watsons (saya beli di PIM) ada tester nya loh.. Jadi jangan sungkan-sungkan untuk nyoba dulu teman..

#Water resistance

Yes

All by all:
Coverage = broad spectrum: UVB SPF 50, UVA 38
Bahan-bahan relatif toksisitasnya rendah menurut EWG
Cepat meresap, no fragrance, no white cast. Gw sih suka yah.
Waterproof
Expire dalam waktu 9 bulan, dan relatif agak mahal.
Oya, website Bioderma informatif banget soal bahan-bahan produknya. Salut buat mereka!

Until later dear friends!

SUNSCREEN BAGIAN 2: SAFETY ISSUE

sciencemuseum.org.uk

Hello.. Apa kabar? Kali ini saya akan ngebahas soal aspek keamanan sunscreen. Meski memang sudah ada regulasi- tetep bahan-bahan sunscreen ada yang lebih aman dipakai. Especially, kalau sunscreen mau dipakai di anak dan ibu hamil (masih inget posting sunscreen pertama? Chemical sunscreen ada yang bisa masuk ke peredaran darah lo!).

Salah satu website yang cukup getol membahas sunscreen adalah EWG (Environmental Working Group). EWG dibuat oleh periset independen yang banyak melakukan riset soal kosmetik (dan makanan juga kayaknya). Website ini mempunyai data base yang cukup baik soal sunscreen dan kosmetik.  EWG ini juga membuat  rating keamanan bahan-bahan sunscreen: semakin kecil angkanya semakin aman dipakai. Meski nggak semua orang setuju 100% dengan EWG (me, is included here. Kadang, interpretasi mereka soal hasil penelitian just alittle bit distorted sih..) tapi data base mereka amat sangat bagus. Berikut ini adalah rating bahan sunscreen menurut EWG


Bahan sunscreenEWG ratingPenetrasi KulitInteraksi hormonalAlergi kulitConcern lainnyaReferensi
Toksisitas tinggi






Oxybenzone
8
Terdeteksi di ASI, pada uji lab: penetrasi kulit 1-9%Estrogenik, mengubah produksi sperma pd hewan coba, berhubungan dgn endometriosis pd wanitarelatif tinggi

Janjua 2004, Janjua 2008, Sarveiya 2004, Gonzalez 2006, Rodriguez 2006, Krause 2012
Octinoxate (Octylmethoxycinnamate)
6
Terdeteksi di ASI, pada uji lab: penetrasi kulit <1%aktifitas menyerupai hormon, uji hewan coba: perubahan sistem reproduksi, tiroid dan perilakusedang

Krause 2012, Sarveiya 2004, Rodriguez, 2006, Klinubol 2008
Toksisitas sedang






Homosalate
4
Terdeteksi di ASI, penetrasi kulit <1% pada manusia & uji labGangguan estrogen, androgen dan progesteron

Produk turunannya bersifat toksikKrause 2012, Sarveiya 2004, SCCNFP 2006
Octisalate
3
Penetrasi kulit pada uji lab

jarang

Walters 1997, Shaw 2006 Singh 2007
Octorylene
3
Terdeteksi di ASI, penetrasi kulit pd uji lab

sering

Krause 2012, Bryden 2006, Hayden 2005
Toksisitas rendah






Titanium dioxide2 (penggunaan topikal) atau 6 (bubuk atau spray)Tidak ada penetrasi kulitTidak ada bukti gangguan hormonalTidak adaMasalah jika terhirup (makanya concern pada penggunaan spray dan powder)Gamer 2006, Nohynek 2007, Wu 2009, Sadrieh 2010, Takeda 2009, Shimizu 2009, Park 2009, IARC 2006b
Zinc oxide2 (penggunaan topikal) atau 6 (bubuk atau spray)Penetrasi kulit <0,01% pd manusiaTidak ada bukti gangguan hormonalTidak adaMasalah jika terhirup (makanya concern pada penggunaan spray dan powder)Gulson 2012, Sayes 2007, Nohynek 2007, SCCS 2012
Avobenzone
2
Penetrasi kulit sangat minimalTidak ada bukti gangguan hormonalSering

Klinubol 2008, Bryden 2006, Hayden 2005, Montenegro 2008
Mexoryl SX
2
Penetrasi kulit <0,16%Tidak ada bukti gangguan hormonalJarangEU approve, FDA pending approvalBenech-Kieffer 2003, Fourtanier2008

SUNSCREEN BAGIAN 1

source: ipadwallpaper =)

Hai, apa kabar? Di siang yang cerah ini kayaknya pasa banget kalau saya bikin postingan mengenai sunscreen. Nggak bisa disangkal, kalau kita tinggal di negara tropis yang sepanjang tahunnya diberkahi limpahan sinar matahari. Tapi.. itu berarti kita juga meski melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang konsisten kalau nggak mau cepet rusak (baca: penuaan dini.  X ray and UV lights emitted from th sun is a really potent DNA wrecker) kulit mesti dilindungi  dari paparan langsung dengan semacam tabir, (hence, sunscreen? teeheehee). Di tulisan ini, saya akan fokus mengenai bahan-bahan sunsreen alias tabir surya.

BAHAN SUNSCREEN
1. Fisik
Mirip cara kerja genteng yang mendefleksi/menangkis sinar matahari. Bahannya inert alias tidak terurai dan tidak masuk ke aliran darah. Jadi, sunscreen fisik ini aman dipakai anak dan ibu hamil. Ada 2 macam pyshycal sunscreen yaitu titanium oxide dan zinc oxide. Kekurangannya: bahan-bahan ini seringkali meninggalkan white cast di wajah. Kalau kulit wajah nya punya shade medium tan sampai gelap, white cast ini mengganggu banget. Tapi teknologi sekarang sudah banyak yang bisa membuat sunscreen fisik dengan white cast yang minimal.
2. Kimia
Bahan sunscreen kimia bekerja dengan membuat reaksi pada kulit, dan kemudian mengabsrobsi paparan sinar matahari. Bahan kimia ini perlu waktu (biasanya sekitar 30 menit) untuk bekerja secara efektif. Bahan chemical sunscreen, adalah semua bahan sunscreen kecuali titanium dan zinc oxide =).


SIAPA SIH REGULATOR KEMANAN SUNSCREEN
Kalau di Indonesia sih mestinya badan POM ya, tapi terus terang data base POM nggak bisa diakses mudah (forgive my negligence on this). Saya di sini  mengutip informasi dari FDA (Amerika), regulasi Uni Eropa dan Australia. Berikut ini adalah bahan-bahan sunscreen yang diizinkan di Amerika dan Uni Eropa.


sumber: uspharmacist.com

sumber: ups.acs.org
Di Eropa, lebih banyak bahan sunscreen yang beredar, dan saat ini kalau googling soal sunscreen; bahan-bahan dari Eropa banyak yang baru dan lebih stabil juga.

So, keep following my next post on sunscreen safety issue. Au revoir!